7 Film Superhero Paling Buruk Di Dunia

dodkop.blogspot.com - Film yang diadaptasi dari buku komik, terutama tentang superhero selalu menjadi investasi besar, menarik, dan menguntungkan di kancah Hollywood. Sebut saja film superhero The Avengers yang kini sudah beranjak ke sekuel terbarunya. Film tersebut mencapai penghasilan sebesar USD 600 juta di dalam negeri saja, sedangkan di seluruh dunia sudah lebih dari USD 1 miliar!

Namun ternyata tidak semua film superhero memiliki penghasilan tinggi dan sukses. Ada beberapa produksi film bergenre superhero yang justru mengalami kerugian besar karena kurang menarik, bahkan dianggap gagal. Usai itu, tidak pernah lagi ada sekuel yang mendukung film tersebut.

Berikut adalah 7 Film Superhero Paling Buruk Di Dunia :


1. Super

Film Superhero Paling Buruk


Film ini sebenarnya secara teknis bukan merupakan adaptasi dari komik, melainkan superhero khayalan milik Crimson Bolt. Uniknya, superhero ini sama sekali tidak memiliki keterampilan untuk bertarung melawan penjahat. James Gunn selaku sutradara dari film berjudul Super ini mengaku mendapatkan pemasukan sebesar USD 327.715. Padahal anggaran pembuatan film ini mencapai USD 2 juta. Bukankah itu adalah kerugian yang telak?


2. Steel

Film Superhero Paling Buruk

Pemain basket profesional Shaquille O'Neal adalah pemeran yang membintangi film superhero Steel. Sebenarnya cukup masuk akal dan memang pantas, mengingat Shaq adalah sosok pria bertubuh raksasa yang cocok memerankan manusia baja.

Namun yang terjadi adalah film ini terjebak dalam keterpurukan di dalam bioskop selama 2 minggu. Hanya sedikit saja yang menonton. Income film ini adalah USD 1.710.972. Sedangkan anggaran pembuatan filmya mencapai USD 16 juta. Shaq pun akhirnya memutuskan bahwa ini adalah pertama dan terakhir kalinya dia memerankan tokoh superhero.


3. Barb Wire

Film Superhero Paling Buruk

Barbara Kopetski atau Barb Wire adalah Dark Horse di tokoh komik yang muncul di pertengahan tahun 1990-an. Si seksi Pamel Anderson didapuk sebagai pemeran utama di film ini. Dalam film penuh aksi ini, Anderson dipaksa untuk mengenakan korset ketat sehingga sangat menonjolkan sisi paling menarik di tubuhnya. Sayang, hal itu justru membuat banyak pihak merasa kurang nyaman. Anggaran pembuatan sebesar USD 9 juta, ternyata film ini hanya meraup pemasukan USD 3.794.000.


4. Supergirl

Film Superhero Paling Buruk

Ada Superman. Maka layak untuk hadir tokoh Supergirl. TriStar Picture merilis film tahun 1984 yang dibintangi oleh Helen Slater sebagai SuperGirl. Film dengan anggaran sebesar USD 35 juta ini sempat merajai posisi puncak di Box Office dengan pemasukan sebesar USD 14 juta. Sayangnya, di bioskop sendiri film ini sepi penonton, meskipun dipajang selama 10 minggu lamanya.


5. Catwoman

Film Superhero Paling Buruk

Film Catwoman yang dibintangi oleh Halle Berry dengan menggunakan pakaian catsuit seksi ini ternyata tidak berkiprah bagus di Boax Office. Anggaran sebesar USD 100 juta nyatanya hanya mampu meraup pemasukan sebesar USD 40 juta. Bahkan pada tahun 2004, Berry mendapat gelar sebagai Aktris terburuk. Untungnya, Catwoman menebus kesalahan pada tahun 2012 di film The Dark Knight Rises saat Anne hathaway memainkan versi yang lebih baik dari superhero sebelumnya.


6. Elektra

Film Superhero Paling Buruk
 
Setelah keberhasilan film Daredevil 2003 yang menampilkan Garner sebagai Elektra dan calon suami Garner, Ben Affleck sebagai Daredevil, hasilnya cukup beragam. Berdasarkan karakter komik Marvel buatan frank Miller, Elektra adalah seorang pembunuh yang menggunakan senjata tajam yang disebut sai untuk menumpas kejahatan. Film ini meraup USD 24 juta dalam negeri. Pada saat itu film ini termasuk film terlaris terendah dalam 10 tahun terakhir yang menampilkan karakter Marvel. Pihak produser pun menyadari bahwa film ini tidak layak untuk dibuat sekuelnya.


7. The Shadow

Film Superhero Paling Buruk
 
Alec Baldwin bisa menjadi bintang superhero besar, tapi itu gagal ketika The Shadow sempoyongan di box office. Film yang ditulis oleh penulis terkenal Jurassic Park David Koepp ini dibuka pada bulan Juli 1994 dan sama sekali tidak menggebrak pasar. Peminat sepi, bahkan sangat tidak menarik. Hasil itu pun membuat Universal membatalkan waralaba pada The Shadow. Mereka menganggap The Shadow adalah film yang mengecewakan.


Sumber : merdeka.com